Audiensi Prodi PWK ITERA dengan Bappeda Kota Bandar Lampung
April 7, 2021
0

Sebagai salah satu rangkaian pelaksanaan Mata Kuliah Studio Proses Perencanaan, dosen dan mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) pada hari Selasa (06/04/2021) telah melakukan audiensi dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Bandarlampung.  Audiensi dilaksanakan pukul 09.00 WIB di ruang rapat Bappeda, lantai 7 Gedung Pemerintahan Kota Bandarlampung dengan menerapkan protokol kesehatan.

Audiensi dilakukan sebagai langkah awal mahasiswa sebelum melakukan survei ke instansi atau lembaga terkait. Audiensi ini dihadiri oleh empat dosen PWK yakni Yudha Rahman, S.T., M.T., Nela Agustin Kurnianingsih, S.T., M.T., Mentari Pratami, S.Si., M.Si., dan Adinda Sekar Tanjung, S.T., M.T; delapan mahasiswa PWK; serta delapan orang dari Bappeda Kota Bandarlampung.

Audiensi dibuka dengan sambutan Ibu Okta selaku perwakilan Bappeda Kota Bandarlampung dan dilanjutkan dengan pemaparan singkat mengenai Visi dan Misi Kota Bandarlampung serta poin-poin penting terkait Rencana Pembangunan Daerah Kota Bandarlampung. Selanjutnya, perwakilan dosen PWK ITERA Yudha Rahman, S.T, M.T. menyampaikan beberapa poin mengenai gambaran umum mata kuliah studio proses perencanaan, maksud kegiatan audiensi serta survey lapangan mahasiswa studio proses perencanaan. Perwakilan mahasiswa yakni Amriyan Sukandi memaparkan lokasi wilayah studi serta isu strategis yang ada di masing-masing wilayah studi. Wilayah kajian pada mata kuliah Studio Proses Perencanaan adalah 8 kecamatan di Bandarlampung yang terdiri dari 2 klaster yaitu Klaster Utara Bandarlampung yang terdiri dari 4 kecamatan yaitu : Kecamatan Kemiling, Rajabasa, Tanjung Senang, dan Sukarame.  Serta Klaster Selatan Bandarlampung yang berada di kawasan pesisir yang terdiri dari Kecamatan Teluk Betung Timur, Teluk Betung Selatan, Panjang, dan Bumi Waras. Setiap kecamatan memiliki isu strategis yang akan dianalisis oleh mahasiswa pada setiap kelas. Isu strategis setiap kecamatan membahas 5 Aspek Proses Perencanaan yang terdiri dari Aspek Fisik dan Lingkungan, Aspek Infrastruktur, Aspek Sosial Kependudukan, Aspek Sosial Ekonomi, dan Aspek Sosial Kelembagaan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Bappeda Kota Bandarlampung menyambut baik kedatangan dosen dan antusiasme mahasiswa untuk melakukan kajian terhadap Kota Bandarlampung.  Mahasiswa juga diberikan kesempatan berdiskusi langsung dengan perwakilan Bappeda dari bidang litbang, ekonomi, prasarana wilayah. Pihak Bappeda sangat tertarik dengan antusiasme pertanyaan mahasiswa yang bersumber dari Perda dan RTRW kota sehingga memiliki landasan dan diskusi yang tearah.

 Dari diskusi tersebut didapatkan beberapa informasi penting yang dapat membantu proses kegiatan survei mata kuliah Studio Proses Perencanaan 2021. Survei Lapangan mahasiswa masih akan berlangsung hingga tanggal 9 April 2021 yang terdiri dari pengumpulan data sekunder dari intansi terkait, ataupun pengumpulan data primer lewat observasi, wawancara, ataupun penyebaran kuesioner sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.

Selanjutnya acara ditutup dengan penyerahan plakat sebagai tanda ucapan terima kasih kepada pihak Bappeda dan acara sesi foto bersama.

  

 

 

Leave a Reply